Yogyakarta, 15 Juni 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPN Veteran Yogyakarta melalui Tim Pembangunan Zona Integritas (ZI) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan pada Senin (15/6). Kegiatan yang dilaksanakan secara hibrid ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam memperkuat tata kelola kelembagaan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada sivitas akademika dan masyarakat.
Workshop ini menghadirkan tiga narasumber dari Lembaga Administrasi Negara (LAN), yaitu Muhammad Syafiq, S.IP., M.A., Andrit Pries Anantyo, S.H., dan Frenky Kristian Saragi, S.H., M.Han. Ketiganya berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait penyusunan SOP dan Standar Pelayanan yang efektif, akuntabel, serta selaras dengan prinsip-prinsip reformasi birokrasi dan pembangunan Zona Integritas.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FISIP UPN Veteran Yogyakarta, Dr. Susanta, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa penyusunan SOP dan Standar Pelayanan merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola fakultas yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna layanan.
“Pembangunan Zona Integritas tidak hanya berfokus pada pemenuhan aspek administratif, tetapi juga menuntut perubahan budaya kerja dan peningkatan kualitas pelayanan secara berkelanjutan. SOP dan Standar Pelayanan menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh proses layanan berjalan efektif, terukur, dan memberikan kepastian bagi pengguna layanan,” ujar Dr. Susanta.
Dalam sesi pemaparan materi, para narasumber menjelaskan berbagai aspek penting dalam penyusunan SOP dan Standar Pelayanan, mulai dari identifikasi proses bisnis, pemetaan alur layanan, penyusunan indikator kinerja layanan, hingga mekanisme evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya keselarasan antara regulasi, kebutuhan organisasi, dan ekspektasi pengguna layanan.
Berbeda dengan pelatihan yang hanya berfokus pada penyampaian materi, workshop ini menggabungkan format ceramah dengan simulasi praktik. Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk secara langsung menyusun dan mengevaluasi rancangan SOP serta Standar Pelayanan sesuai dengan unit kerja masing-masing.
Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari peserta terkait tantangan implementasi SOP dan standar pelayanan di lingkungan perguruan tinggi. Para narasumber memberikan pendampingan serta umpan balik yang konstruktif guna memastikan dokumen yang disusun dapat diimplementasikan secara efektif dan mendukung peningkatan kualitas layanan.
Melalui kegiatan ini, Tim Pembangunan Zona Integritas FISIP UPN Veteran Yogyakarta berharap seluruh unit kerja dapat memiliki SOP dan Standar Pelayanan yang lebih terstruktur, jelas, dan berorientasi pada kepuasan pengguna layanan. Hasil workshop juga diharapkan menjadi landasan penting dalam mendukung implementasi reformasi birokrasi, penguatan akuntabilitas kinerja, serta pencapaian target pembangunan Zona Integritas di lingkungan FISIP UPN Veteran Yogyakarta.
Sebagai institusi pendidikan tinggi yang terus berkomitmen pada peningkatan mutu layanan dan tata kelola, FISIP UPN Veteran Yogyakarta akan terus mengembangkan berbagai program penguatan kapasitas sumber daya manusia dan perbaikan sistem kelembagaan guna mewujudkan pelayanan publik yang prima, profesional, dan berintegritas.
